3.Matematika

Bahan ajar Matematika kelas 9

1.2 Perkalian pada Perpangkatan

Hasil kali dari perpangkatan dengan basis yang sama

Sifat perkalian dalam perpangkatan: am × an = am + n

Contoh: 32 × 33 = 32 + 3 = 35

Hasil pemangkatan dari perpangkatan dengan basis yang sama

Sifat pemangkatan pada perpangkatan: (am)n = am∙n = amn

Contoh: (32)3 = 32∙3 = 36

Hasil perpangkatan dari suatu perkalian bilangan

Sifat perpangkatan dari perkalian bilangan: (a∙b)m = ambm

Contoh: (2∙3)3 = 23∙33

1.3 Pembagian pada Perpangkatan

Hasil bagi dari perpangkatan dengan basis yang sama

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Perpangkatan pada pecahan

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

1.4 Pangkat Nol, Pangkat Negatif, dan Bentuk Akar

PANGKAT NOL

Untuk setiap a bilangan real tak nol, a0 bernilai 1

Secara aljabar dapat ditulis kembali sebagai a0 = 1 untuk a bilangan real dan a ≠ 0

PANGKAT NEGATIF

Untuk setiap a bilangan real tak nol dan n bilangan bulat, berlaku:

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

untuk a ≠ 0, a bilangan real dan n bilangan bulat

BENTUK AKAR

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

1.5 Notasi Ilmiah (Bentuk Baku)

Notasi ilmiah (bentuk baku) dari suatu bilangan positif dituliskan dalam bentuk a × 10n

dengan … 1 < a < 10 … dan n adalah bilangan bulat.

Misalkan notasi ilmiah untuk 2.300 adalah

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Bab II Persamaan dan Fungsi Kuadrat

2.1 Persamaan Kuadrat

Persamaan kuadrat satu variabel adalah suatu persamaan yang pangkat tertingginya dua. Secara umum, bentuk persamaan kuadrat adalah ax2 + bx + c = 0 dengan a ≠ 0, a, b, c ∈ R.

Konstanta a, b, c pada persamaan ini disebut sebagai koefisien.

Beberapa contoh persamaan kuadrat yaitu: 3x2 – 7x + 5 = 0, x2 – x + 12 = 0, x2 – 9 = 0, 2x(x – 7) = 0 dan lainnya.

2.2 Grafik Fungsi Kuadrat

Fungsi kuadrat merupakan fungsi yang berbentuk y = ax2 + bx + c, dengan a ≠ 0.

Grafik dari fungsi kuadrat menyerupai parabloa, sehingga dapat dikatakan juga sebagai fungsi parabola.

Nilai a pada fungsi y = ax2 + bx + c akan mempengaruhi bentuk grafiknya. Jika a positif maka grafiknya akan terbuka ke atas.

Sebaliknya jika a negatif maka grafiknya akan terbuka ke bawah. Jika nilai a semakin besar maka grafiknya menjadi lebih “kurus”.

2.3 Sumbu Simetri dan Nilai Optimum

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

 Fungsi kuadrat f(x) = ax2 + bx + c mempunyai sumbu simetri

Materi Matematika Kelas 9 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Dengan nilai optimumnya adalah

Langkah-langkah mensketsa grafik fungsi kuadrat:

Langkah 1. Menentukan bentuk parabola (terbuka ke atas atau ke bawah).

Langkah 2. Menentukan perpotongan grafik terhadap sumbu-x; yaitu, koordinat titik potongnya adalah (x1, 0) yang memenuhi persamaan f(x1) = 0

Langkah 3. Menentukan perpotongan grafik terhadap sumbu-y; yaitu, koordinat titik potongnya adalah (0, y1) dengan y1 didapatkan berdasarkan persamaan y1 = f(0)

Langkah 4. Menentukan sumbu simetri dan nilai optimum dari grafik fungsi.

Langkah 5. Mensketsa grafik fungsi kuadrat berdasarkan langkah (1), (2), (3), dan (4).